Bila sahabat KDJ berada di taman2 besar di
seluruh kota2 di Jepang dan melihat barisan panjang seperti ini..kalian
pasti akan berfikir ada pengumuman atau discount besar2an atau
apalah..bukan ini bukan promo diskon.tapi ini antrian pembagian
makanan para gelandangan di Jepang..hal seperti ini paling sering di
lihat saat sekitar jam 8 pagi di yoyogi park tokyo..tokyo adalah kota
dengan gelandangan nomor 1 terbanyak di Jepang..di tokyo sendiri sekitar
700 orang yang menjadi gelandangan dan bermukim dengan memasang tenda2
di dalam lingkungan taman yoyogi
Jepang memang negara maju.tapi bukan berarti tidak ada Gelandangan disini.
sahabat KDJ mungkin membayangkan Jalan2 di Sekitar Tokyo apalagi di
taman2 terkenal seperti Shinjuku,dan Yoyogi Park pada pagi hari adalah
hal yang sangat indah..sekalian olah raga dan melihat pemandangan
indahnya tokyo dan taman2 yang Indah di pagi hari..tapi begitu anda
melakukan nya anda akan sangat terkejut bahwa yang anda temukan adalah
ratusan tenda2 dari kardus yang di lapisi terpal berwarna biru
berserakan di seluruh taman..ya itu adalah tenda2 para gelandangan di
Jepang. ada cukup banyak gelandangan di Jepang.dari data kementrian
kesehatan,buruh dan kesejahteraan(WHLW) gelandangan di Jepang mencapai
25.296 orang atau 0,019% dari sekitar 128juta penduduk Jepang.
Apa Uniknya Gelandangan di Jepang??
Kebanyakan gelandangan di Jepang adalah orang yang tadinya memang
berkerja normal seperti orang2 yang lain nya..menurut data dari survey
yang diperoleh 55,2 persen dari gelandangan berkerja di bidang
konstruksi dan sisanya berkerja di sektor pertanian..pabrik makanan dan
lain2..sekitar 39,8% yang pernah menjadi pegawai tetap dan 36,1% adalah
pekerja tidak tetap(kontrak).Menariknya lagi, 32,9 persen mengaku hidup
menggembel karena bangkrut dalam berusaha atau kehabisan tabungan. Lalu
18,8 persen orang jadi gembel karena tua dan sakit-sakitan, sementara
mereka tak ingin jadi beban keluarganya sehingga minggat dari rumah dan
atau karena hidup sebatang kara.
mengapa mereka lebih memilih Hidup menjadi gelandangan??
Kebanyakan dari gelandangan adalah orang2 yang diberhentikan dari
pekerjaan nya..bagi mereka sangat memalukan dan mereka lebih memilih
hidup menjadi gelandangan daripada malu dan mengatakan kepada keluarga
nya bahwa mereka telah di pecat..dan unik nya banyak dari mereka sebelum
nya yang memiliki jabatan2 bagus di perusahaan tempat mereka berkerja..
jumlah gelandangan melonjak saat terjadinya krisis global sekitar tahun
2009 di Jepang..banyak perusahaan yang melakukan pengurangan pegawai
dan juga perusahaan2 yang gulung tikar menjadi penyebab utama
melonjaknya jumlah gelandangan di Jepang.
lalu mengapa mereka tidak mencari kerja kembali??
mungkin aku pernah tulis artikel tentang diskriminasi umur di Jepang
untuk masalah pekerjaan..dan sekitar 82% gelandangan di Jepang adalah
lelaki separuh baya/sudah berumur..jadi sebagian Gelandangan sangat
susah mencari pekerjaan..dan di Jepang sangat susah mencari tempat
tinggal yang layak bila tidak mendapatkan pekerjaan tetap dan tanpa
penjamin.sebagian lain nya adalah orang2 yang memang malas mencari
kerja..kenapa?contoh real nya aja bagi kita orang asing saja sangat
mudah mendapatkan kerja di Jepang..mengapa mereka lebih memilih hidup
menjadi gelandangan dibanding berkerja menjadi buruh kasar??
pekerjaan yang paling banyak dilakukan gelandangan adalah mengumpulkan
kaleng2 minuman bahan alumunium cukup mudah untuk mereka jual..kadang
tempat2 sampah perumahan,tong2 sampah di vending machine penjual minuman
tempat2 yang wajib mereka kunjungi..bahkan kadang mereka mendapatkan
uang2 receh yang lupa di ambil atau terjatuh kedalam kolong vending
machine..
apakah ada gelandangan yang mengemis dan meminta2 di Jepang??
satu hal yang menurut saya menarik dari kehidupan para gelandangan di
Jepang adalah,jarang bagi mereka yang meminta uang secara
langsung..walau ada tapi tidak banyak.satu hal cara pengemis model baru
di Jepang yang pernah saya cari tahu mereka melakukannya dengan sangat
rapih dan tersamar.cara2 efektif yang dilakukan adalah yaitu mencukur
habis rambut di kepala dan menyamar menjadi pendeta atau rahib
buddha.dengan bermodalkan rambut botak,jubah dan dengan menengadahkan
mangkuk kecil,mereka bisa bebas melakukan nya dengan aman dari jangkauan
hukum.seorak rekan kerja di Jepang pernah memberitahukan bahwa kasus
biksu gadungan semacam ini sering terungkap dan pelaku "kreatif" ini
mampu mengumpulkan uang dalam jumlah yang cukup besar.cara seperti ini
tentu saja sangat merusak citra rahib yang asli. kemudian pengemis
gaya lain nya adalah dengan berpura2 minta sumbangan biaya
pengobatan..hal ini cukup populer di negara ini..untuk masalah yang satu
ini cukup rumit karena para mafiapun ikut bermain didalam nya dengan
bermodalkan kotak sumbangan spanduk dan teriak.mereka biasanya
melakukannya berpasangan atau ber grup.bahkan baru2 ini terbongkar
jaringan yang lebih besar lengkap dengan pegawai harian segala.
varian lain nya adalah meminta sumbangan untuk perawatan anjing
dll..jumlah penggemar binatang di Jepang yang cukup banyak tentu
merupakan lahan usaha yang cukup bagus..
satu2nya kelompok yang
masih bisa dipercaya saat ini adalah pengumpul sumbangan ang dilakukan
oleh sekelompok anak sekolah,dengan seragam sekolah,spanduk,bendera dan
kotak sumbangan..
sekian beberapa cerita tentang gelandangan di Jepang yang saya ketahui.
0 comments:
Post a Comment