Berbagi Semua Hal Yang Berhubungan Dengan Jepang!

Friday, June 13, 2014

  • Budaya Antri di Jepang

    kehidupan di jepang

    Bila sahabat KDJ berada di taman2 besar di seluruh kota2 di Jepang dan melihat barisan panjang seperti ini..kalian pasti akan berfikir ada pengumuman atau discount besar2an atau apalah..bukan ini bukan promo diskon.tapi ini antrian pembagian makanan para gelandangan di Jepang..hal seperti ini paling sering di lihat saat sekitar jam 8 pagi di yoyogi park tokyo..tokyo adalah kota dengan gelandangan nomor 1 terbanyak di Jepang..di tokyo sendiri sekitar 700 orang yang menjadi gelandangan dan bermukim dengan memasang tenda2 di dalam lingkungan taman yoyogi

    Jepang memang negara maju.tapi bukan berarti tidak ada Gelandangan disini.

    sahabat KDJ mungkin membayangkan Jalan2 di Sekitar Tokyo apalagi di taman2 terkenal seperti Shinjuku,dan Yoyogi Park pada pagi hari adalah hal yang sangat indah..sekalian olah raga dan melihat pemandangan indahnya tokyo dan taman2 yang Indah di pagi hari..tapi begitu anda melakukan nya anda akan sangat terkejut bahwa yang anda temukan adalah ratusan tenda2 dari kardus yang di lapisi terpal berwarna biru berserakan di seluruh taman..ya itu adalah tenda2 para gelandangan di Jepang.
    ada cukup banyak gelandangan di Jepang.dari data kementrian kesehatan,buruh dan kesejahteraan(WHLW) gelandangan di Jepang mencapai 25.296 orang atau 0,019% dari sekitar 128juta penduduk Jepang.

    Apa Uniknya Gelandangan di Jepang??
    Kebanyakan gelandangan di Jepang adalah orang yang tadinya memang berkerja normal seperti orang2 yang lain nya..menurut data dari survey yang diperoleh 55,2 persen dari gelandangan berkerja di bidang konstruksi dan sisanya berkerja di sektor pertanian..pabrik makanan dan lain2..sekitar 39,8% yang pernah menjadi pegawai tetap dan 36,1% adalah pekerja tidak tetap(kontrak).Menariknya lagi, 32,9 persen mengaku hidup menggembel karena bangkrut dalam berusaha atau kehabisan tabungan. Lalu 18,8 persen orang jadi gembel karena tua dan sakit-sakitan, sementara mereka tak ingin jadi beban keluarganya sehingga minggat dari rumah dan atau karena hidup sebatang kara.

    mengapa mereka lebih memilih Hidup menjadi gelandangan??
    Kebanyakan dari gelandangan adalah orang2 yang diberhentikan dari pekerjaan nya..bagi mereka sangat memalukan dan mereka lebih memilih hidup menjadi gelandangan daripada malu dan mengatakan kepada keluarga nya bahwa mereka telah di pecat..dan unik nya banyak dari mereka sebelum nya yang memiliki jabatan2 bagus di perusahaan tempat mereka berkerja..

    jumlah gelandangan melonjak saat terjadinya krisis global sekitar tahun 2009 di Jepang..banyak perusahaan yang melakukan pengurangan pegawai dan juga perusahaan2 yang gulung tikar menjadi penyebab utama melonjaknya jumlah gelandangan di Jepang.

    lalu mengapa mereka tidak mencari kerja kembali??
    mungkin aku pernah tulis artikel tentang diskriminasi umur di Jepang untuk masalah pekerjaan..dan sekitar 82% gelandangan di Jepang adalah lelaki separuh baya/sudah berumur..jadi sebagian Gelandangan sangat susah mencari pekerjaan..dan di Jepang sangat susah mencari tempat tinggal yang layak bila tidak mendapatkan pekerjaan tetap dan tanpa penjamin.sebagian lain nya adalah orang2 yang memang malas mencari kerja..kenapa?contoh real nya aja bagi kita orang asing saja sangat mudah mendapatkan kerja di Jepang..mengapa mereka lebih memilih hidup menjadi gelandangan dibanding berkerja menjadi buruh kasar??

    pekerjaan yang paling banyak dilakukan gelandangan adalah mengumpulkan kaleng2 minuman bahan alumunium cukup mudah untuk mereka jual..kadang tempat2 sampah perumahan,tong2 sampah di vending machine penjual minuman tempat2 yang wajib mereka kunjungi..bahkan kadang mereka mendapatkan uang2 receh yang lupa di ambil atau terjatuh kedalam kolong vending machine..

    apakah ada gelandangan yang mengemis dan meminta2 di Jepang??
    satu hal yang menurut saya menarik dari kehidupan para gelandangan di Jepang adalah,jarang bagi mereka yang meminta uang secara langsung..walau ada tapi tidak banyak.satu hal cara pengemis model baru di Jepang yang pernah saya cari tahu mereka melakukannya dengan sangat rapih dan tersamar.cara2 efektif yang dilakukan adalah yaitu mencukur habis rambut di kepala dan menyamar menjadi pendeta atau rahib buddha.dengan bermodalkan rambut botak,jubah dan dengan menengadahkan mangkuk kecil,mereka bisa bebas melakukan nya dengan aman dari jangkauan hukum.seorak rekan kerja di Jepang pernah memberitahukan bahwa kasus biksu gadungan semacam ini sering terungkap dan pelaku "kreatif" ini mampu mengumpulkan uang dalam jumlah yang cukup besar.cara seperti ini tentu saja sangat merusak citra rahib yang asli.
    kemudian pengemis gaya lain nya adalah dengan berpura2 minta sumbangan biaya pengobatan..hal ini cukup populer di negara ini..untuk masalah yang satu ini cukup rumit karena para mafiapun ikut bermain didalam nya dengan bermodalkan kotak sumbangan spanduk dan teriak.mereka biasanya melakukannya berpasangan atau ber grup.bahkan baru2 ini terbongkar jaringan yang lebih besar lengkap dengan pegawai harian segala.
    varian lain nya adalah meminta sumbangan untuk perawatan anjing dll..jumlah penggemar binatang di Jepang yang cukup banyak tentu merupakan lahan usaha yang cukup bagus..

    satu2nya kelompok yang masih bisa dipercaya saat ini adalah pengumpul sumbangan ang dilakukan oleh sekelompok anak sekolah,dengan seragam sekolah,spanduk,bendera dan kotak sumbangan..

    sekian beberapa cerita tentang gelandangan di Jepang yang saya ketahui.

    Sumber : https://www.facebook.com/KehidupanDiJepang

    Postingan : ~Adi Aichi~
  • Copyright @ 2014 Kehidupan Jepang.